Secara gambaran besar, untuk tinggal dan memenuhi kebutuhan hidup selama studi di China, mahasiswa internasional diperkirakan membutuhkan dana sekitar RMB 10.000 – RMB 20.000 per tahun atau setara dengan Rp22 juta – Rp44 juta per tahun. Estimasi ini dapat berbeda tergantung kota tempat studi (seperti Beijing atau Shanghai yang lebih mahal), jenis akomodasi, dan gaya hidup mahasiswa.
Kuliah di China
China (Tiongkok) merupakan salah satu negara tujuan pendidikan yang semakin diminati oleh pelajar internasional karena perkembangan pesat di bidang teknologi, sains, dan ekonomi. Negara ini memiliki sistem pendidikan yang kuat, didukung oleh universitas-universitas ternama dengan reputasi global. Selain itu, China dikenal aman, memiliki infrastruktur modern, serta biaya hidup yang relatif lebih terjangkau dibandingkan negara-negara Barat.
Tidak sulit menemukan universitas berkualitas di China, karena banyak perguruan tinggi masuk dalam peringkat dunia, khususnya di bidang teknik, kedokteran, bisnis, dan teknologi. Menjadi pelajar internasional di China juga memberikan pengalaman budaya yang unik, dengan perpaduan tradisi kuno dan kehidupan modern, serta kesempatan membangun jaringan internasional di kawasan Asia.
Alasan Mengapa Memilih Kuliah di China

Kekuatan Baru Pendidikan Global dengan Investasi Besar
Pemerintah Tiongkok telah melakukan investasi besar-besaran dalam sektor pendidikan tinggi, menghasilkan kemajuan pesat. Dalam QS World University Rankings 2024, dua universitas Tiongkok (Peking University & Tsinghua University) masuk 25 besar dunia, dan 7 universitas lainnya masuk 100 besar. Banyak universitas masuk dalam proyek prestisius "Double First-Class" untuk menciptakan universitas dan disiplin ilmu kelas dunia.

Kekuatan Ekonomi & Pusat Inovasi Teknologi Global
Kuliah di Tiongkok berarti belajar di jantung ekonomi terbesar kedua di dunia dan pusat inovasi teknologi. Negara ini adalah pemimpin global dalam bidang seperti e-commerce, fintech, artificial intelligence (AI), dan engineering. Mahasiswa mendapatkan paparan langsung pada ekosistem bisnis dan startup yang dinamis serta jaringan industri yang kuat.

Beasiswa Melimpah, Terutama dari Pemerintah (CSC)
Tiongkok menawarkan jumlah beasiswa terbanyak di dunia untuk mahasiswa internasional, terutama melalui Chinese Government Scholarship (CSC). Beasiswa ini sering kali mencakup biaya kuliah penuh, akomodasi, tunjangan hidup, dan asuransi kesehatan. Banyak universitas juga memiliki beasiswa khusus untuk mahasiswa ASEAN dan Indonesia.

Penguasaan Bahasa Masa Depan & Imersi Budaya Mendalam
Belajar bahasa Mandarin (Putonghua) adalah investasi karir yang sangat berharga. Kuliah di Tiongkok memberikan lingkungan imersi terbaik untuk menguasai bahasa yang digunakan oleh lebih dari 1 miliar orang. Selain itu, mahasiswa dapat mengalami secara langsung sejarah peradaban ribuan tahun, seni, kuliner, dan tradisi yang sangat kaya.

Peluang Karir yang Luas di Pasar Raksasa & Jaringan Alumni Global
Lulusan dengan pengalaman studi di Tiongkok sangat dicari, terutama oleh perusahaan yang berbisnis dengan atau di Tiongkok. Banyak perusahaan multinasional dan perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke Asia Tenggara membutuhkan talenta yang memahami bahasa dan budaya Tiongkok. Alumni Tiongkok membentuk jaringan yang kuat dan saling mendukung secara global.

Infrastruktur Pendidikan & Teknologi yang Mutakhir
Kampus-kampus di Tiongkok, terutama di kota besar, memiliki fasilitas yang sangat modern. Perpustakana digital, laboratorium canggih, asrama berstandar tinggi, dan konektivitas internet yang sangat cepat menjadi standar. Sistem transportasi publik dalam kota (kereta bawah tanah) juga sangat efisien dan terintegrasi.

Kedekatan Geografis & Hubungan Strategis dengan Indonesia
Tiongkok adalah mitra dagang dan investasi terbesar Indonesia. Kedekatan ini menciptakan peluang karir yang langsung relevan. Penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia ke Tiongkok juga banyak dan terjangkau, memudahkan mobilitas. Pemerintah kedua negara terus memperkuat kerja sama pendidikan.

Pengalaman Hidup di Kota Megapolitan & Kota Bersejarah
Mahasiswa dapat memilih pengalaman yang berbeda: hidup di kota futuristik seperti Shanghai dan Shenzhen, atau di kota dengan sejarah budaya mendalam seperti Beijing, Xi'an, atau Nanjing. Hal ini memberikan perspektif unik tentang modernitas dan tradisi yang berdampingan.
Estimasi Biaya Kuliah di China
Berikut adalah gambaran estimasi biaya kuliah di China untuk mahasiswa internasional. Biaya dapat berbeda tergantung universitas, kota, dan program studi. Estimasi berikut disajikan dalam mata uang Renminbi (RMB/Yuan):
- Gelar Sarjana (Bachelor’s Degree):
Rata-rata berkisar pada angka RMB 15.000 – RMB 40.000 per tahun
(Setara dengan sekitar Rp33 juta – Rp88 juta per tahun) - Gelar Pascasarjana (Master’s Degree) dan Doktoral (PhD):
Rata-rata berkisar pada angka RMB 20.000 – RMB 50.000 per tahun
(Setara dengan sekitar Rp44 juta – Rp110 juta per tahun)
Estimasi Biaya Akomodasi di China
Sebagian besar universitas di China menyediakan asrama kampus khusus mahasiswa internasional dengan biaya yang relatif terjangkau. Selain itu, mahasiswa juga dapat memilih tinggal di apartemen sewa di luar kampus, baik secara mandiri maupun berbagi dengan mahasiswa lain. Berikut gambaran estimasi biaya akomodasi:
- Asrama Kampus (International Student Dormitory):
Berkisar pada angka RMB 600 – RMB 1.200 per bulan
(Setara dengan sekitar Rp1,3 juta – Rp2,6 juta) - Apartemen atau Rumah Sewa Bersama:
Berkisar pada angka RMB 1.500 – RMB 3.000 per bulan
(Setara dengan sekitar Rp3,3 juta – Rp6,6 juta) - Apartemen Pribadi / Studio:
Berkisar pada angka RMB 3.000 – RMB 5.000 per bulan
(Setara dengan sekitar Rp6,6 juta – Rp11 juta)
Daftar Universitas di China
No data was found